Senin, 23 Mei 2011

Yuk, Higieniskan Tempe Tahu Semanan

Sosialisasi dan penawaran produk peralatan produksi tempe dan tahu higienis di Jakarta barat  berlangsung semarak, 20 Mei 2011, di gedung kompleks Kopti Semanan Jakarta Barat.  Acara yang terselenggara atas kerjasama Tim T&T Mercycorps dan Primkopti Jakarta barat itu selain dihadiri oleh anggota Kopti di wilayah Semanan, juga dihadiri oleh kolega-koleganya baik dari Kopti-kopti se-dejabotabek maupun rekanan-rekanan kerja seperti supplier kedelai, perusahaan leasing, perguruan tinggi dan lain-lain. Selain itu, bersamaan dengan ditunjuknya wilayah Semanan sebagai salah satu tempat tujuan wisata kuliner, hadir pula dalam kesempatan itu walikota administrasi Jakarta Barat, H. Burhanuddin beserta seluruh jajaran dinas pemerintahan yang dipimpinnya.

Dalam sambutannya, walikota Jakarta Barat sangat apresiatif terhadap kerjasama yang digagas antara Kopti dan Mercycorps untuk memperbaiki pola produksi tempe dan tahu di wilayah tersebut.

“Sekarang kami ke sini untuk melihat langsung kondisinya dan mendengar permasalahan yang ada dari perajin. Masalah sanitasi, lingkungan, jalan, drainase, IPAL (instalasi pengolahan air limbah), termasuk kompor gas dan soal mutu produknya, ini mungkin yang bisa tersentuh langsung,” papar Wali Kota. “Kita berharap, produk tahu tempe Primkopti Semanan semakin bermutu.”

Sementara itu pihak Mercycorps yang diwakili oleh Bob Kurniawan menyampaikan harapannya yang besar terhadap efektifitas kerjasama tersebut untuk selanjutnya mampu memberi  kontribusi  yang signifikan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan pada masyarakat di wilayah Jakarta Barat. Dan seolah menajamkan hal tersebut, Program Manager T&T Mercycorps, Irfansyah, memaparkan tentang manfaat dari pola kerjasama pembayaran kredit peralatan tempe tahu sebagai salah satu strategi yang dipastikan berjalan efektif demi membuka peluang terjadinya konversi peralatan dari drum bekas oli menjadi peralatan stainless steel yang akan menjamin kebersihan proses produksi.

“Dengan peralatan berbahan stainless steel, produksi tempe dan tahu akan menjadi lebih higienis, selain juga lebih efisien dalam  pengolahannya serta ramah terhadap lingkungan. Dan untuk menjadikan hasil produksi bisa seperti itu untuk saat ini tidaklah sulit. Dengan pola kerjasama yang melibatkan Primkopti, leasing dan penyedia alat, kita mampu mengakses peralatan pendukungnya dengan proses yang lebih mudah dan murah”, ungkap Irfansyah.

Acara yang berlangsung sehari penuh tersebut dibagi dalam dua sesi besar. Sesi pertama yang berlangsung pada pagi sampai siang hari lebih banyak diisi dengan pandangan-pandangan umum terkait wilayah Semanan sebagai salah satu daerah yang akan ditetapkan sebagai salah satu tempat tujuan wisata Jakarta Barat. Secara khusus dalam sesi ini dilakukan tatap muka langsung antara warga Semanan anggota Primkopti dengan jajaran pemerintahan kota diikuti tinjauan lapang. Dalam kesempatan ini pula Mercycorps mempresentasikan pandangan umumnya terkait perbaikan pola produksi tempe dan tahu di wilayah tersebut.

Dalam sesi kedua forum secara khusus diperuntukkan bagi para perajin bak tempe maupun tahu. Berbagai penjelasan lebih mendetail baik menyangkut pola produksi maupun teknis tatacara pemesanan dan pembayaran kredit dielaborasi di sini. M. Ridha dalam penjelasannya menggarisbawahi pentingnya mengkonversi drum bekas oli dengan drum stainless sebagai sebuah trobosan penting untuk memulai proses produksi yang sehat.

“Bila bapak-bapak masih menggunakan peralatan dari drum bekas oli, cepat atau lambat produksi bapak-bapak akan ditinggalkan. Hal ini terkait kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat yang cenderung meningkat”, paparnya.

Selain memberi penjelasan secara searah, dialog pun digelar untuk memberi feedback terhadap gagasan tersebut. Beberapa peserta tampak antusias bertanya terkait cara-cara pemesanan dan pembayaran serta hal-hal lain yang mereka pandang kurang jelas. Demi member jawaban yang seterang-terangnya dan selanjutnya mampu menggugah kesadaran mereka untuk berubah, pihak leasing yang dihadiri oleh lima orang karyawannya member penjelasan panjang lebar perihal teknis-teknis pemesanan dan pembayaran. Selain itu transaksi juga mulai berlangsung dilokasi yang sudah dimulai oleh beberapa orang perajin, setelah sebelumnya dalam sesi pertama penandatanganan kerjasama dilakukan antara pihak Primkopti dan perusahaan leasing, disaksikan Walikota Jakarta barat, Mercycorps dan warga Semanan. Acara baru ditutup sekitar jam 16.00 setelah diramaikan dengan hiburan berupa live music dan pembagian hadiah-hadiah menarik dari panitia dalam sesi doorprize. [Loji]

0 comments:

Poskan Komentar

'Related Post:' Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Silahkan copas [CODE]
diatas. Shout to tell us,
'n kami akan linkback:)


Tahu Tempe