Senin, 26 September 2011

T&T Kembali "Melaunching" Peralatan Produksi & Skema Pembiayaan di Bekasi

Sedikitnya 80 orang hadir dalam acara Peresmian Kemitraan SNP Finanace dengan Distributor Peralatan Tahu & Tempe Higienis yang digelar di Jln. Dewi Sartika, Margahayu, Bekasi (23/9/11).

Acara yang digagas MercyCorps Indonesia tersebut mempertemukan pihak distributor peralatan (Toko Hari-Hari Jaya), SNP Finance (pembiayaan/leasing) dan para produsen tahu dan tempe di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Bekasi dari Fraksi Golkar (H. Rosihan Anwar), Camat Bekasi (Drs. Soedarmodjo) dan Lurah Margahayu (M. Yunus SPMM) beserta para aparat kelurahan lainnya.

"Perubahan cara produksi memang penting untuk dapat mengurangi pencemaran lingkungan terutama asap yang ditimbulkan dari proses pemasakan bahan baku pembuatan tahu dan tempe dengan menggunakan kayu bakar. Belum lagi masalah limbah yang menimbulkan bau yang tidak sedap di lingkungan masyarakat", demikian harapan ketua RW 08 Kelurahan Margahayu Bekasi.

Dalam sambutannya, Camat Margahayu serta anggota DPRD Bekasi, masing-masing memberikan apresasi yang baik terkait penyelenggaraan kegiatan. Keduanya berharap melalui acara tersebut para perajin mampu termotivasi untuk merubah cara produksi mereka sehingga dapat mendorong kota Bekasi menjadi salah satu penghasil tahu dan tempe yang berkualitas serta mampu bersaing dengan produk-produk dari wilayah lain.

Sementara dalam kesempatan lain, Program Manager T&T MercyCorps, Irfansyah,  mulai mengemukakan pandangannya dengan mengangkat tema tempe dan tahu sebagai food medicine.

"Tempe merupakan makanan yang memiliki kandungan gizi dan vitamin yang sangat tinggi baik bagi kesehatan. Tahu dan Tempe memiliki kandungan vitamin B 12. Bahkan kandungannya lebih tinggi dari hewan seperti sapi, kambing dan ayam.  Isoflavon yang terkandung dalam tahu dan tempe mampu menanggulangi manangani penyakit   anemia, menurunkan kadar gula darah, mencegah glikosilasi hemoglobin pada penderita diabetes dan menurunkan kolesterol. Sehingga tidak mengherankan jika tahu dan tempe mendapat julukan sebagai  makanan obat", ungkap Irfansyah.

Sebagai ilustrasi, beliau juga menambahkan tentang keberadaan sebuah rumah sakit di Inggris yang telah menggunakan tempe sebagai metode therapy untuk pengobatan para penderita kanker.

Acara yang mengambil tajuk ”Meningkatkan Kualitas Produk melalui Kemitraan Strategis Sektor Tahu dan Tempe” itu berlangsung selama dua jam. Selain diskusi yang mengahadirkan pihak distributor, leasing dan Mercycorps terkait pola produksi higienis, efisien dan ramah lingkungan serta skema pembiayaan, kegiatan juga dilengkapi dengan pemutaran video dokumentasi dan testimoni perajin dari wilayah-wilayah lain seperti Jakarta Selatan dan Barat. Ditambah lagi tersedianya showroom peralatan produksi stainless dan demonstrasi ketel uap produksi Pak Eman asal Ciamis, menambah greget kegiatan yang memang ditujukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan peralatan produksi tahu dan tempe yang hygienis sekaligus membuka akses permodalan dan akses peralatan bagi pengrajin tahu dan tempe.

Dari lembar evaluasi yang diserahkan oleh peserta tampak bahwa perajin juga mulai tertarik dan mendukung kegiatan serupa. Hal tersebut misalnya tampak dari fakta transaksi yang berlangsung pada saat itu. Sebanyak 6 orang perajin telah mengajukan aplikasi kepada SNP dengan total transaksi mencapai 10.8 juta -- sebuah kenyataan bahwa perubahan bisa terjadi bila memang ada kemauan dan kesempatan untuk memulai.(loji)


Source:
- Catatan Acara di Bekasi (By Yuyu)
- Activity Records

0 comments:

Poskan Komentar

'Related Post:' Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Silahkan copas [CODE]
diatas. Shout to tell us,
'n kami akan linkback:)


Tahu Tempe