Senin, 07 November 2011

Melanjutkan Estafet Tahu Tempe: Magang Usaha Bagi Putra-putri Perajin

Dalam upayanya membangun mental kewirausahaan di kalangan muda dan membuka peluang kerja, Kementrian Koperasi dan UKM membuka Program Magang Dan Gelar Informasi Pendidikan Perkoperasian Indonesia 2011 digedung SMESCO Jl. Gatot Subroto, Jakarta (1/11/11).

Deputi pengembangan SDM Agus Muharam mengatakan, program ini merupakan solusi yg ditawarkan pemerintah untuk mengatasi pengangguran, serta mendorong kewirausahaan.

Menurutnya, program hasil kerjasama pemerintah dan swasta ini akan mendidik mahasiswa dan pemuda secara langsung di berbagai perusahaan, yang akan berguna jika mereka nanti masuk dunia kerja sebagai wirausaha.

Agus muharam juga menjelaskan, hal itu untuk menjembatani kekosongan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja, serta keinginan pemuda untuk memulai usaha baru.

Program T&T MercyCorps Indonesia yang juga ambil bagian dalam kemitraan acara tersebut telah mengkoordinasikan sedikitnya 20 orang peserta yang hampir seluruhnya adalah putra-puteri perajin tahu tempe di wilayah Jakarta.

"Sebagian besar peserta magang yang kita tangani adalah potensi calon penerus usaha tahu dan tempe. Kita berharap mereka benar-benar serius untuk mengikuti program ini sehingga nantinya usaha tahu tempe dapat berkembang dengan pendekatan usaha baru yang lebih segar, dengan manajemen usaha yang rapih dan berwawasan enterprenership yang mantap", demikian disampaikan Yuyu Rahayu dari Tim T&T.

Seusai pembukaan, acara yang sedianya akan berlangsung selama sebulan penuh dan diikuti oleh kurang lebih 250 peserta tersebut diserahkan penanganannya kepada masing-masing pendamping magang. Bidang usaha tahu tempe yang di-lead langsung Tim T&T sendiri memulai acara orientasi dan pelatihan di ruang pertemuan kantor KOPTI Jakarta Selatan (3/11/11).

Hari pertama pelatihan yang menghadirkan Pak Ade (Swiss Contact), Sutaryo (KOPTI Jakarta Selatan) dan MercyCorps sendiri berlangsung cukup lancar. Pak Ade yang memulai paparannya tentang kewirausahaan dengan menunjukkan sebuah rekaman video yang dicapture dari sebuah siaran televisi, menekankan pada upaya kreatif untuk menangkap peluang usaha dari lingkungan sekitar.

"Kalau kita jeli sebenarnya kesempatan membuka usaha tersedia di lingkungan kita. Meski mungkin dimulai dengan skala yang kecil, tapi jika dilakukan dengan kapasitas manajemen yang baik, usaha tersebut bisa berkembang dengan potensi profit yang menjanjikan", demikian papar Pak Ade.

Sementara itu Sutaryo, kepala bidang usaha Kopti Jakarta Selatan meyakinkan peserta akan potensi besar yang ada dalam usaha tahu tempe.

"Tahu dan tempe harus dikelola dengan terobosan-terobosan yang baru. Bekal pendidikan yang anda miliki misa menjadi modal mengembangkan usaha ini menjadi lebih maju", demikian dikatakan Sutaryo.

Selanjutnya materi pola produksi bersih yang disampaikan M. Ridha kembali mengajak pada perubahan prilaku produksi sebagaimana selama ini diterapkan pada produksi tahu dan tempe. Dengan melakukan perubahan prilaku produksi, selain produk menjadi meningkat kualitasnya, hal tersebut akan memberi sumbangan penting bagi tumbuhnya usaha tersebut sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Gatot Syafdiono dari program OWOF MercyCorps yang digandeng T&T untuk menyuntikkan materi manajemen keuangan usaha menutup hari pertama pelatihan tersebut dengan berbagai pendekatan dinamika kelompok. Dengan pendekatan ini diharap materi pelatihan akan berlangsung aktif dan mendorong partisipasi peserta.

"Melalui study kasus dan permainan, materi akan lebih mudah terserap oleh teman-teman, selain mengatasi dapat kejenuhan", kata Gatot di sela-sela pelatihan.

Orientasi dan Pelatihan hari pertama Magang tahu tempe tersebut ditutup pada pukul 16.00 dan rencananya akan dilanjutkan kembali pada keesokan harinya. Dari hasil kontrak belajar peserta, materi akan dimulai pada pukul 9.00 pagi hari hingga 16.00 di tempat yang sama. Penajaman materi manajemen keuangan usaha pada hari kedua tersebut selanjutnya akan menjadi bekal bagi peserta sebelum kemudian mereka di"distribusikan" ke tempat-tempat usaha tahu tempe di wilayah jakarta Selatan sepanjang bulan november 2011. (Loji)

0 comments:

Poskan Komentar

'Related Post:' Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Silahkan copas [CODE]
diatas. Shout to tell us,
'n kami akan linkback:)


Tahu Tempe