Rabu, 12 Oktober 2011

Harga Kedelai Berjangka Melesat

JAKARTA, KOMPAS.com/Jumat, 30 September 2011 -- Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Jumat (30/9/2011) melaporkan saat terjadi penutupan perdagangan di bursa CBOT (Chicago Board of Trade) harga kedelai berjangka mengalami peningkatan. Harga kedelai berjangka untuk kontrak pengiriman bulan November mengalami kenaikan sebesar 6.4 poin dan ditutup pada posisi 1.230 dollar AS per bushel.

Kenaikan harga kedelai dipengaruhi aksi spekulasi pelaku pasar mengenai laporan Departemen AS terkait pasokan kedelai yang akan dirilis. Pelaku pasar khawatir mengenai pasokan kedelai yang akan berkurang karena pengaruh cuaca.

Di wilayah Jawa Tengah, harga kedelai kembali mengalami kenaikan. Harga kedelai berada pada level harga Rp 7.000 per kilogram atau menguat Rp 50 hingga Rp 100 per kilogram. Penyebab kenaikan harga kedelai karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, karena saat ini pasokan kedelai sebagian besar masih impor.

Sementara itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi kedelai nasional tahun 2010 sebanyak 908,11 ribu ton dan impor kedelai sepanjang tahun 2010 sebanyak 1,7 juta ton. Data dari Dewan Kedelai Nasional menyebutkan, kebutuhan konsumsi Kedelai dalam negeri tahun 2011 sebanyak 2,4 juta ton, sedangkan sasaran produksi Kedelai tahun 2011 hanya 1,44 juta ton. Masih terdapat kekurangan pasokan (defisit) sebanyak satu juta ton.

***

JAKARTA, KOMPAS.com/11 Oktober 2011 - Pada penutupan perdagangan di bursa CBOT (ChicagoBoard of Trade), harga kedelai berjangka mengalami kenaikan cukup berarti. Harga komoditas ini mencapai posisi harga tertinggi dalam 10 hari belakangan, seiring dengan kenaikan sebagian besar harga komoditas lain dan kenaikan di bursa saham. Demikian laporan perkembangan harga yang dirilis Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Selasa (11/10/2011).

Melemahnya nilai tukar dollar AS, setelah Jerman dan Prancis selama akhir pekan berjanji untuk menemukan sebuah rencana yang kuat untuk mengatasi krisis utang zona euro dan menopang bank-bank Eropa dalam beberapa minggu ini, juga turut mendorong harga komoditas bergerak menguat.

Harga kedelai berjangka di CBOT untuk kontrak pengiriman bulan November mengalami peningkatan sebesar 19.25 sen, dan ditutup pada posisi 11.7750 dolar per bushel.
Harga Kedelai di tingkat perajin tahu tempe di Jawa Tengah mengalami kenaikan. Saat ini harga kedelai mencapai Rp 7.000 per kilogram. Sebelum Lebaran lalu, kedelai menyentuh titik harga terendah yaitu berkisar Rp 5.500 per kilogram. Namun usai Lebaran harga kedelai kembali naik menjadi Rp 6.500-Rp 7.000 per kilogram.

 -------
Sumber: Kompas

0 comments:

Poskan Komentar

'Related Post:' Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Silahkan copas [CODE]
diatas. Shout to tell us,
'n kami akan linkback:)


Tahu Tempe