Rabu, 20 Juli 2011

Cegah Diabetes dengan Kedelai

Kacang-kacangan yang satu ini sudah dikenal sejak ratusan tahun silam. Sebagian besar orang mengenal produk olahannya, seperti tempe, tahu, kecap, dan susu kedelai. Sumber protein nabati ini ternyata khasiatnya dahsyat!

Kedelai kuning dan hitam dikenal sebagai bahan makanan yang kaya akan protein, lemak, vitamin, mineral, serat, serta asam amino. Nutrisi ini paling lengkap dan seimbang dibanding jenis kacang-kacangan lain.

Karena nutrisinya yang lengkap, salah satu jenis tanaman polong – polongan ini memiliki sejumlah khasiat baik hebat bagi tubuh.

Radikal bebas
Kedelai mengandung senyawa antioksidan dan isoflavon tinggi yang bisa meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel tubuh dan mencegah kerusakan sel akibat radikal yang disebabkan oleh polusi sinar matahari.

Jantung
Protein dan isoflavon yang terkandung dalam kedelai bisa membantu mengurangi kolestrol LDL (kolestrol jahat) dan juga bisa mengurangi pembekuan dalam darah yang menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Minum susu kedelai selama 9 minggu bisa menurunkan 5% kolestrol LDL.

Kanker
Senyawa Isoflavon pada kedelai bertindak sebagai agen anti kanker untuk melawan sel kanker serta melindungi tubuh dari kanker rahim, payudara, serta prostat.

Mengurangi efek endometriosis
Makan kedelai secara teratur bisa menunda aksi hormon estrogen dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk memicu rasa sakit saat menstruasi atau pendarahan berat pada wanita.

Osteoporosis
Protein dalam kedelai bisa membantu dalam penyerapan kalsium pada tulang dengan baik, yang dapat menghambat kerusakan tulang atau osteoporosis.

Menopause
Kedelai mengandung insoflavon yang bisa membantu mengatur hormon estrogen untuk mengurangi rasa panas pada tubuh atau hot flushes pada wanita menopause.

Diabetes dan ginjal
Kedelai mengandung protein dan serat larut yang memiliki peran baik untuk mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal untuk mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.

Menjaga berat badan
Kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat pengatur berat badan. Mengandung indeks glisemik rendah (GI) yang mengatur gula darah dan fluktuasi insulin. Karenanya dapat membantu mengontrol rasa lapar. Hal ini akan sangat membantu dalam proses penurunan berat badan.

 Sumber http://www.detikfood.com/read/2011/07/20/092330/1684826/900/cegah-diabetes-dengan-kedelai

0 comments:

Poskan Komentar

'Related Post:' Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 


Silahkan copas [CODE]
diatas. Shout to tell us,
'n kami akan linkback:)


Tahu Tempe